
Tulisan ini sengaja gue tulis dalam rangka menyebarkan sebagian dari Program Edukasi Masyarakat dalam rangka implementasi Arsitektur Perbankan Indonesia dari Bank Indonesia. Tulisan ini gue kutip dari brosur “Ayo ke Bank, Bank sahabat konsumen”.
Buat yang akan atau sedang berpikir untuk mengambil pinjaman di Bank, mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat.
Mengapa perlu memahami perhitungan bunga kredit?
Sebelum kita mengajukan pinjaman ke Bank, kita perlu tahu bagaimana suku bunga kredit kita ditentukan. Untuk itu kita perlu memahami cara Bank menghitung bunga kredit. Hal ini karena masing-masing Bank memiliki metode perhitungan bunga yang berbeda sehingga biaya bunga menjadi berbeda.
Metode Perhitungan Bunga.
Secara umum ada 2 metode dalam perhitungan bunga yaitu EFEKTIF dan FLAT. Namun dalam praktek sehari-hari ada modifikasi dari metode efektif yang disebut dengan metode ANUITAS.
Metode EFEKTIF.
Metode ini menghitung bunga yang harus dibayar setiap bulan sesuai dengan saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya. Dengan metode ini maka angsuran (pokok + bunga) bulan berikutnya akan lebih kecil dari bulan sebelumnya. Dengan demikian angsuran akan semakin menurun dari waktu ke waktu.
Metode ANUITAS.
Merupakan modifikasi dari metode efektif. Metode ini mengatur jumlah angsuran pokok dan bunga yang dibayar agar SAMA setiap bulan.
Biasanya Bank memiliki aplikasi perangkat lunak yang secara otomatis menghitung bunga anuitas. Dengan metode ini angsuran bulan kedua akan sama dengan angsuran bulan pertama dan seterusnya. Besarnya angsuran akan tetap sama selama jangka waktu fixed rate atau selama bunganya juga sama.
Metode FLAT.
Dalam metode ini, perhitungan bunga selalu menghasilkan nilai bunga yang sama setiap bulan, karena bunga dihitung dari prosentase bunga dikalikan pokok pinjaman awal. Dengan demikian angsuran yang kita bayar akan tetap selama jangka waktu kredit.
Perbandingan Anuitas dan Flat.
Dengan penjelasan metode-metode tersebut, dapat dibandingkan sebagai berikut. Untuk jangka waktu yang sama, maka untuk suku bunga efektif 10% per-tahun akan menghasilkan angsuran yang sama dengan suku buka flat 5,38% per-tahun.
Hal-hal yang perlu diketahui.
- Dalam menetapkan suku bunga kredit, banyak Bank menggunakan metode flat, sehingga terkesan lebih rendah. Untuk itu, kita perlu menanyakan ke Bank berapa sebenarnya suku bunga efektif yang diterapkan sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit.
- Jika kita sedang membandingkan suku bunga antar Bank, pastikan bahwa Anda mengetahui metode perhitungan bunga yang diterapkan oleh setiap Bank.
- Untuk menghitung saldo pokok pinjaman, Bank biasanya menggunakan metode efektif. Jadi pada saat mengajukan kredit, kita perlu menanyakan apakah akan ada penyesuaian terhadap perbedaan saldo pinjaman yang menggunakan bunga efektif dengan bunga flat jika kita ingin melakukan pelunasan kredit lebih cepat sebelum jangka waktu kredit berakhir (PSJT=Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo).
- Jangan ragu untuk minta jadual dan komposisi perhitungan bunga dan angsuran pokok pinjaman dari Bank supaya kita dapat mengatur dana yang harus disediakan setiap bulan.
- Pastikan bahwa kita mengetahui sifat suku bunga yang dikenakan Bank, FLOATING (mengambang) atau FIXED (tetap). Jika suku bunga floating, maka apabila terjadi kenaikan suku bunga, biaya bunga dan angsuran pinjaman akan ikut naik dan sebaliknya jika suku bunga turun.